Jika Anda sedang membaca ini, Anda pasti memahami bahwa manajemen proyek yang efektif adalah kemampuan penting. Memantau semua karyawan, lini masa, dan tugas yang terdapat dalam proyek besar merupakan tantangan yang luar biasa, terutama ketika tiba-tiba terjadi masalah yang tidak terduga.
Riset menunjukkan bahwa hanya separuh lebih sedikit dari semua proyek bisnis yang dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran. Situasi tidak terduga sering kali terjadi karena perubahan lingkup kerja yang dikhawatirkan, atau kecenderungan persyaratan proyek untuk berubah dan bertambah di sepanjang siklus hidupnya.
Salah satu cara untuk membantu mencegahnya adalah dengan berpegang pada “lima tahapan” siklus hidup manajemen proyek, yaitu: inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penutupan. Tahapan ini adalah konsep yang saat ini diterima secara umum, yang dikembangkan puluhan tahun yang lalu oleh Project Management Institute. Konsep tersebut digunakan sebagai sejenis kerangka kerja untuk membantu manajer proyek merencanakan, fokus, dan mengelola proyek.
Saat ini terdapat banyak strategi manajemen proyek untuk membantu Anda dan tim menjalankan semua lima tahapan tersebut. Tetapi, alat pembuatan diagram visual sederhana dapat menjadi alternatif paling efektif untuk memudahkan pekerjaan bagi Anda dan tim, dari awal hingga akhir.
Berikut beberapa saran.
Ikuti Microsoft 365